Purwajaya Jadi Lumbung Sayur Kukar, Kembangkan Hortikultura dan Padi

img

(Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, terus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

Dua komoditas utama, yakni padi dan hortikultura, kini menjadi fokus utama pemerintah desa dalam menjaga pasokan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Desa Purwajaya Adi Sucipto mengatakan, wilayahnya telah lama menjadi penyuplai utama sayuran untuk pasar lokal di Kutai Kartanegara (Kukar).

Tak tanggung-tanggung, sekitar 60 % kebutuhan sayur di pasar tradisional disebut berasal dari lahan pertanian warga Purwajaya.

“Alhamdulillah, sebagian besar pasokan sayuran di pasar memang dari Purwajaya. Itu berkat kerja keras petani kami yang terus produktif,” ucap Adi Jumat (10/10/2025).

Sentra hortikultura desa ini berpusat di kawasan Km 10, dengan komoditas unggulan seperti cabai, tomat, sayuran hijau, dan tanaman obat.

Sementara beberapa dusun lain juga mulai dikembangkan sebagai lumbung produksi baru untuk memperluas jangkauan pasokan.

Adi menjelaskan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah desa dan petani yang memanfaatkan potensi lahan secara maksimal.

Ke depan, pihaknya berencana memperluas lahan tanam dengan menjalin kerja sama bersama perusahaan sekitar.

“Kami akan memanfaatkan lahan milik perusahaan agar produksi meningkat dan lebih banyak masyarakat yang terlibat,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Disketapang Kukar melalui program ketahanan pangan berbasis jagung, serta Distanak Kukar yang rutin memberikan pendampingan teknis bagi petani.

Menurut Adi, sektor pertanian memiliki peran strategis bukan hanya dalam menjaga ketersediaan pangan, tapi juga dalam menopang stabilitas ekonomi desa.

“Kalau petani sejahtera, desa maju, otomatis masyarakat ikut merasakan dampaknya. Karena itu, kami terus dorong inovasi di bidang pertanian,” pungkasnya. (Adv/Tan)